PRESS RELEASE
KARYA AKSARA SOEDIRMAN 2019
Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara (HMJ AN) FISIP Unsoed, baru saja menyelenggarakan kegiatan Karya Aksara Soedirman 2019 dengan tema “Strategi Pengelolaan Dana Desa untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia” pada Rabu-Kamis, 9-10 Oktober 2019 di Aula FISIP Unsoed. Kegiatan ini merupakan salah satu grand program kerja dari HMJ AN FISIP Unsoed. Karya Aksara Soedirman terdiri atas dua rangkaian acara, yaitu Lomba Esai Soshum se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Seminar Nasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis serta kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu publik.
Rabu, 9 Oktober 2019 telah diselenggarakan presentasi esai dan open booth oleh enam besar lomba esai. Enam besar lomba esai ini terdiri dari 1 tim Universitas Diponegoro, 1 tim Universitas Jenderal Soedirman, 1 tim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 1 tim Universitas Nahdahtul Ulama Purwokerto, dan 2 tim Universitas Negeri Semarang.
Tim yang mewakili Universitas Diponegoro diketuai oleh Masyhurah dengan karya berjudul “Pendekatan DOT, BAS, dan BOS dalam Branding Pariwisata Pantai Nyamplung Kabupaten Lembang”. Tim yang mewakili Universitas Jenderal Soedirman diketuai oleh Rossi Yanna dengan karya berjudul “Pembangunan Desa Berbasis Teknologi dengan Memanfaatkan Dana Desa sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa”. Tim yang mewakili Universitas Muhammadiyah Yogyakarta diketuai Hendy Setiawan dengan karya berjudul “Optimalisasi Dana Desa Melalui Pengembangan Kampung Gizi (Punggiz) sebagai Solusi atas Stunting Berkelanjutan”. Tim yang mewakili Universitas Nahdatul Ulama Purwokerto diketuai oleh Syamsul Maarif dengan karya berjudul “Optimalisasi Dana Desa Melalui BUMDES Agrowisata Bulak Barokah Desa Langgongsari Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas”. Serta, Universitas Negeri Semarang yang diwakili oleh dua tim yang diketuai oleh Bagja Riyanto dan Isnaeni Nurwulan dengan masing-masing karya berjudul “Prodektif (Program Desa Produktif): Optimalisasi Dana Desa Melalui Social Culturetourism Berbasis Techvillage dengan Konsep Pentahelix Menuju Akselerasi Ekonomi Pedesaan” dan “Pesona Kandri.In: Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM Desa Kandri Melalui Diversifikasi Produk Entrepeneurship Management dan Penyediaan Digital Platform Pemasaran dengan Memanfaatkan Dana Desa di Desa Wisata Kandri Kota Semarang”.
Selanjutnya, pada tanggal 10 Oktober 2019 telah berlangsung seminar nasional dengan tema “Strategi Pengelolaan Dana Desa untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia” yang bertempat di Aula FISIP Unsoed. Acara ini merupakan penutup dari rangkaian kegiatan Karya Aksara Soedirman 2019 yang sebelumnya diawali dengan Lomba Esai Soshum se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah mencapai puncak acaranya pada tanggal 9 Oktober 2019. Seminar nasional ini menghadirkan beberapa pembicara, diantaranya Budiman Sujatmiko, M.Sc, M.Phil selaku penggagas dana desa, Bayu Setyo Nugroho, S.Sos, M.Si (Kepala Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas) selaku praktisi, dan Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos, M.Si (Dosen Administrasi Negara FISIP Unsoed) selaku akademisi.
Dalam seminar nasional ini masing-masing pembicara memaparkan materi dari pandangan yang berbeda-beda. Dosen Administrasi Negara FISIP Unsoed, Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos, M.Si, memberikan materi seputar strategi pengelolaan dana desa dalam prespektif akademis atau teori. Beliau juga menjelaskan seberapa pentingnya pengadaan dana desa untuk pembangunan negeri ini. Disamping itu beliau juga menyampaikan hambatan-hambatan yang beresiko terjadi dalam penyelanggaraan dana desa. Selanjutnya, Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho, S.Sos, M.Si, memaparkan bahwa strategi utama yang wajib dimiliki oleh pemerintah desa untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui pengelolaan dana desa ialah dengan memperkuat partisipasi masyarakat. Beliau percaya bahwa dengan memperkuatnya partisipasi masyarakat, maka tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa akan semakin meningkat dan penggalian aspirasi akan lebih terlihat. Budiman Sujatmiko, M.Sc, M.Phil selaku penggagas dana desa menyebutkan bahwa terdapat dua hal penting yang menjadi kunci utama strategi pengelolaan dana desa, yaitu kreativitas dan social network. Kedua hal tersebut menjadi modal utama bagi masyarakat desa untuk menghadapi revolusi industri 4.0 sehingga perlu adanya pengelolaan dana desa yang diperuntukan untuk meningkatkan kreativitas dan social network masyarakat.
Peserta yang hadir dalam seminar nasional tidak hanya berasal dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara saja, tetapi juga dari jurusan lainnya. Para peserta memberikan respon positif karena disuguhkan dengan pembicara yang memberikan materi dengan santai dan menarik. Acara ini ditutup dengan penganugerahan piala kepada juara Lomba Esai Soshum se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Juara 1 diraih oleh tim Universitas Negeri Semarang yang diketuai oleh Isnaeni Nurwulan, Juara 2 diraih oleh tim Universitas Negeri Semarang yang diketuai oleh Bagja Riyanto, dan Juara 3 diraih oleh tim Universitas Diponegoro yang diketuai oleh Masyhurah.
Kegiatan ini terselenggara dengan sukses berkat dukungan dari berbagai pihak, diantaranya Cicil.co.id, Moochi.id, Ekasari, Warung Makan SBC, Inul Vizta, Teh Botol Sosro, Bank BRI, Trust Apparel, Indo Komputer, Yasika FM, Pop FM, Cahunsoed.com, dan BEM Universitas Jenderal Soedirman.