Press Release SharingAN#1 “Perubahan Nomenklatur dan Prospek Kerja AN”

PRESS RELEASE

SHARING SERU TENTANG AN 1

 

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara (HMJ AN) FISIP Unsoed baru saja menyelenggarakan kegiatan SharingAN ke-1 dengan tema “Perubahan Nomenklatur dan Prospek Kerja AN” yang dilaksanakan pada Hari Sabtu, 12 Oktober 2019 di Pendopo FISIP Unsoed. Kegiatan ini merupakan salah satu program HMJ AN yang berkaitan dengan Advokasi. Tujuan dari kegiatan SharingAN ini agar anggota mendapatkan informasi-informasi umum terkait perkuliahan di AN, dapat mempererat hubungan antar anggota AN hingga mengetahui prospek kerja setelah lulus dari AN. 

Sabtu, 12 Oktober 2019 telah dilaksanakan kegiatan SharingAN diisi oleh tiga pembicara yaitu Dr. Tobirin, M.Si yang membahasa tentang tema Perubahan Nomenklatur. Sedangkan pembicara kedua dan ketiga adalah Swarantari Anggi Rahanti S.Sos dan Aryani Tri Lestari S.Sos yang berasal dari alumni AN FISIP UNSOED angkatan 2014 dengan membahas tema prospek kerja AN.  Sesi pertama dibuka oleh Bapak Dr. Tobirin, M.Si dengan membahas perubahan nomenklatur. Perubahan nomenklatur ini berdasarkan pada pedoman Peraturan Presiden No.8 tahun 2012, yang terdapat pula pada SK Kemenristedikti dan SK Belmawa. Dampak dari perubahan nomeklatur ini yaitu adanya perubahan kurikulum dalam perkuliahan khususnya pada angkatan AN 2017 sampai 2019. Jurusan Ilmu Adminisrasi Negara FISIP UNSOED mulai mengalami perubahan kurikulum yang semula berbasis kompetensi, sekarang berubah menjadi berbasis perguruan tinggi. Perubahan kurikulum yang menjadi berbasis perguruan tinggi ini juga merubah beberapa mata kuliah yang semula wajib menjadi pilihan atau sebaliknya, bahkan terdapat pula mata kuliah yang baru.  Jurusan Ilmu Adminisrasi Negara FISIP UNSOED mulai memberlakukan perubahan kurikulum ini sejak perkuliahan semester ganji tahun 2019 yaitu bulan Sepetember yang lalu. Dampak selain dari terjadinya perubahan pada mata kuliah, namun juga ada perubahan nomenklatur yang mempengaruhi pada gelar lulusannya, yang semula “S.Sos” kemudian menjadi “S.Ap”.  Hal tersebut memang didasari oleh IAPA (Indonesian Association For Public Administration) dimana perubahan kurikulum berbasis perguruan tinggi dan perubahan gelar ini akan lebih di akui oleh Internasional ketika nantinya akan melanjutkan studi di Luar Negeri.

Sesi kedua, selanjutnya dijelaskan oleh Swarantari Anggi Rahanti S.Sos dan Aryani Tri Lestari S.Sos mengenai tema “Prospek Kerja AN”. Kedua pembicara tersebut memiliki lembaga kerja yang berbeda. Swarantari sekarang ini bekerja di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Purbalingga, Sedangkan Aryani Tri Lestari bekera di Kejaksaan Negeri Purwokerto. Penjelasan dari Swarantari bahwa setiap orang dalam mendapatkan pekeraanya sekarang ini melalui jalur yang berbeda-beda. Tetapi kedua alumni AN FISIP UNSOED 2014 ini tidak memiliki perbedaan yang begitu jauh. Swarantari sendiri bisa bekerja di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Purbalingga karena mengikuti tes yang sewaktu itu dibuka oleh Dinas tersebut. Lalu, Aryani pun tidak beda jauh, dia bekerja di Kejaksaan Negeri Purwokerto karena waktu itu pada bagian kesekretariatan sedang membuka lowongan pekerjaan, yang sebelumnya memang Aryani sewaktu mengambil tema skripsi pada Kejaksaan Negeri Purwokerto sehingga mempunyai informasi jika sedang terdapat kekosongan pekerjaan. Penjelasan lainnya yaitu sebenarnya prospek kerja AN itu luas, tidak seperti apa yang orang-orang fikirkan yang hanya bekerja di pemerintahan saja. Maka, untuk sekarang ini, kita sebagai kaum millenial jangan terlalu terpaku bahwa lulusan AN harus bekerja sebagai ASN. Manfaatkan sebaik mungkin pada kemampuan dan keterampilan diri selagi masih didunia perkuliahan, karena hal tersebut akan mempengaruhi pula pekerjaan kita nantinya dimasa yang akan datang dengan kualitas yang baik pula.

%d bloggers like this: